Selasa, 28 April 2015


Sabtu, 11 April 2015

what do you think about fo




artikel

Pelanggan Telkom Binjai Mulai Nikmati Jaringan Fiber Optik
MedanBisnis - Medan. Sebanyak 500 pelanggan Telkom di Kota Binjai segera menikmati layanan telekomunikasi dan data berbasis fiber optik berbahan serat kaca yang memiliki kecepatan transfer data tinggi, menyusul dimulainya proses pengalihan penggunaan kabel tembaga ke fiber optik.
Peresmian pengalihan penggunaan kabel tembaga ke fiber optik untuk layanan telekomunikasi dan data itu dilakukan General Manager Telkom Witel Sumut-Barat, Rifnaldi didampingi Kakandatel Binjai, Pandapotan, Kamis siang lalu.

Menurut Pandapotan, jumlah 500 pelanggan Telkom yang layanan telekomunikasi dan datanya akan dialihkan dari kabel tembaga ke fiber optik itu merupakan target untuk triwulan pertama 2014. "Sekarang sudah ada 90 pelanggan yang pakai fiber optik, jadi yang lain bertahap akan kita ganti," ujarnya kepada MedanBisnis.

Lebih lanjut Pandapotan menjelaskan, ke-500 pelanggan yang masuk target pengalihan penggunaan kabel tembaga ke fiber optik dalam triwulan pertama 2014 itu merupakan bagian dari 20 ribuan pelanggan Telkom di Binjai dan Langkat. Juga dijelaskannya, penggunaan fiber optik akan lebih memberi rasa aman dan nyaman kepada masyarakat sebagai pelanggan Telkom karena tidak mempunyai nilai ekonomis, beda dengan kabel tembaga yang nilai ekonomisnya tinggi sehingga selama ini sering jadi sasaran vandalisme (pencurian).

"Insya Allah aman. Kita prioritasnya di pusat-pusat bisnis dulu. Jadi target kita 500 dululah. Ini sebenarnya sudah masuk program IDN (Indonesia Digital Network-red), jadi aksesnya harus broadband," tandas Pandapotan.

Sementara itu, David Mulya Nasution dari KPU Kota Binjai, mengaku sebagai pelanggan pihaknya benar-benar merasakan kenyamanan layanan telekomunikasi maupun data setelah dialihkankan menggunakan fiber optik dibanding sebelumnya dengan kabel tembaga.

Dalam kesempatan sama, General Manager Telkom Witel Sumut-Barat, Rifnaldi, menjelaskan, berbagai kelebihan fiber optik dibanding kabel atau jenis lainnya di antaranya memiliki jalur lebar dan kemampuan besar dalam membawa banyak data, mampu memuat informasi dalam kapasitas sangat besar dengan transmisi mencapai gigabyte per detik dan mengantar informasi jarak jauh tanpa pengulangan.

"Selain itu, biaya pemasangan dan pengoperasian rendah, tingkat keamanan lebih tinggi, ukuran kecil dan ringan sehingga hemat pemakaian ruang, imun terhadap gangguan elektromagnetik dan gangguan gelombang radio, non pengantar sehingga tidak ada tenaga listrik dan percikan api, juga tidak berkarat," papar Rifnaldi.(ys rat)


Jaringan internet, sebenarnya dapat dibeli dengan harga murah. Yang mahal adalah sarana yang mengantarkan bandwight itu ke lokasi anda.  Saat ini kita banyak sekali pilihan harga dari Internet Service Provider. Namun yang harus diwaspadai adalah jumlah bandwidht yang anda terima. Karena banyak ISP hanya bertahan beberapa waktu, memberikan sesuai permintaan anda. Setelah itu jaringan internet Anda akan lelet. Bagi warnet, jaringan internet yang lelet mengakibatkan pelanggan kabur ke tempat lain.
Jaringan terbaik internet adalah menggunakan Fiber Optic. Jaringan ini menggunakan kabel, namun tidak semua wilayah bisa dilaluinya. Karena itu pilihan kedua adalah menggunakan Wirreless. Akan tetapi tidak semua wilayah juga terjangkau dengan jaringan antena ini. Kami juga menyediakan akses internet melalui jalur Kabel Telkom, dan menjamin lebih cepat dari Speedy.
INTERNET UNTUK DAERAH TERPENCILJARINGAN FIBER OPTIC
Bagi Anda yang membutuhkan jaringan Fiber Optic, kami menyediakan  jaringan interkoneksi yang langsung ke lokasi di Seluruh Indonesia.

JARINGAN FIBER OPTIC DI SELURUH INDONESIA

KHUSUS WILAYAH DKI JAKARTA DAN SEKITARNYA

Jaringan Fiber Optic Di Jakarta dan sekitarnya


Minggu, 05 April 2015

Soal latihan


Sumber : Buku Optika Terpadu Karangan Agus Rubiyanto dan Ali Yunus Rohedi Halaman 126
1.      Pada sebuah rangkaian modulator yang terdiri dari polarisator, dan juga Kristal LiNbO3 dan laser yang digunakan adalah He-Ne laser, bila tebal Kristal  d = 1mm dan panjang 2,5 cm berapakah Vπ ., sketsalah hubungan antara intensitas dengan tegangan modulasi.
2.      Dari soal nomor 1, bila tegangan modulasi yang diberikan dalam bentuk AC yaitu 5 sin 20 t mvolt, bagaimana bentuk keluaran dari cahaya keluaran.
3.      Efek akusto-optik untuk SAW dan pemandu gelombang bergantung pada total hasil indeks modulasi oleh efek elektro-optik dan fotoelastik pada pandu gelombang, koefisien kopling, k, untuk collinier dan coplanar dapat ditulis dalam penulisan yang sama karena sudut difraksi dari latter kecil untuk SAW dengan frekuensi sangat tinggi (ultra High Frequency) ataupun yang paling rendah. Tunjukkan bahwa koefisien kopling dapat ditulis sbb :
K = π/λ FΔn = π/λ F √1/2 M2 (PS/˄L)
F =  ᶴEd (x) f(x) E, (x) dx/ √ᶴ⃒ Ed (x)⃒2dx ᶴ⃒Ei (x)⃒2 dx
4.      Buktikan bahwa efisiensi untuk difraksi coplanar di bawah kondisi Bragg dapat dituliskan sebagai berikut :
𝜼 = sin2 {π/λ√cos ϴI cos ϴd

F √1/2 M2 (P5/𝚲)L } )menunjukkan bahwa M2 didefinisikan untuk gelombang bulk yang dapat juga digunakan sebagai penyesuaian gambar untuk beberapa divais pandu gelombang. 

Metode CVD

Metode ini digunakan untuk mereduksi massa dari serat optic serta menurunkan loss daya pasir kuarsa sebagai substrat ditempatkan di CVD container reaksion, diikuti dengan aliran O2 sebagai gas pembawa seperti juga SiSl4. Butiran halus dari glass dengan komposisi SiO2- B2O3-GeO2 didepositkan disubstrat dengan reaksi oksidasi. Akhirnya pandu gelombang transparan didapatkan. Lapisan cladding didepositkan dengan cara yang sama seperti yang dideskripsikan sebelumnya ketika gas GeCl4 direduksi.
Pandu gelombang lapisan tipis kalsogenik amorfus
A.   Bahan
Pandu gelombang kalsogenik amorpus memiliki beberapa keuntungan antara lain :
Proses fabrikasi yang mudah untuk area yang luas lapisan tipis
1)    Ada hubungan antara refractive index dengan ratio komposisi
2)    Loss transmisi  yang kecil di daerah alat inframerah
3)    Substrat bisa menggunakan berbagai material yang berindeks bias tinggi
4)    Gambaran akustooptik yang besar
5)    Indeks bias refractive mudah berubah dengan irradiasi cahaya / electron.
Material juga bisa digunakan untuk komponen optika terpadu lainnya. Kalsogenik mempunyai komposisi kalsogen (S, Se,Te) termasuk berbagai sistem material tetapi hanya As-S/As-Se-Ge yang gapnya bisa digunakan untuk pandu gelombang ini bisa bekerja secara efektif padadaerah alat infrared. Tetapi pandu gelombang  As-S bisa memandu laser. He-Ne (λ= 0,533 μm). Tetapi kerusakan optic yang membatasiaplikasi pandu gelombang jenis lain akan mengalami loss daya transmisi didaerah visible.
B.   Fabrikasi
Pandu gelombang bisa diproduksi dengan cara vakum evaporasi atau teknik lapisan tipis RF sputtering. Dengan ketebalan film antara 1-2 μm diperoleh pandu gelombang dengan rugi-rugi yang rendah.sebagai bahan target adalah kalsogenik yang mudah meleleh dan terbentuk dari bahan dasar pasir kuarsa.semua komponen target sudah adadipasaran Gelas termasuk pasir kuarsa dan pyrex dapat digunakan sebagai substrat untuk membuat divais akustooptik atau elektrooptik. Lapisan film Calgonik juga dapat digunakan sebagai kover pada pandu gelombang Ti: LiNbO3.
Lapisan film dievaporasi dengan pemanasan menggunakan cawan terbuat dari Ta, Mo atau Wolfram pada tekanan 10-3 Pa. kecepatan deposisi diatur pada daerah 1 s/d 50 Å/s. ketebalan film dapat diukur selama proses evapolari denagn menggunakan laser He-Ne yang diberikan tegak lurus pada film, sehingga mendapatkan kontras intensitas maksimum dan minimum dengan periode ΔT = λ/2 (~0,13 μm). Untuk mendapatkan hasil yang baik temperature proses evaporasi terletak pada 150ᵒC sebelum evaporasi dan pada saat  evaporasi suhunya diatur 50ᵒC.

Sumber : Buku Optika Terpadu Karangan Agus Rubiyanto dan Ali Yunus Rohedi


Pertukaran Ion Termal


Metode ini adalah metode yang paling mudah untuk mendapatkan pandu gelombang gelas dengan loss daya rendah. Pertama-tama yaitu garam netral yang mengandung univalent ion disiapkan.
            Kemudian gelas diletakkan digaram yang sudah lelah untuk beberapa waktu guna terjadi pertukaran ion Na+ ke permukaan gelas. AgNa3 (titik leleh 208ᵒC), KNO3 (339ᵒC), dan TiNO3 (230ᵒC) garam yang digunakan.
Pandu Gelombang Gelas
Gelas secara optic adalah isontropis dan material yang popular di optic. Kehilangan daya yang rendah dari pandu gelombang material gelas bisa didapatkan dengan cara fabrikasi yang mudah. Meskipun ada bahan baru yang ditemukan pandu gelombang berbahan gelas tetap  bisa diproduksi dengan mudah. Experiment yang pendek di bawah ini  bisa sangat cocok untukpembuatan komponen optika terpadu.
Pertukaran ion
Indeks bias suatu gelas brhubungan dengan dua hal  yaitu densitas dari gelas dan polarisasibilitas elektronik dari constituent ion. Index dari glass juga dikontrol dengan mengubah komposisi gelas biasanya berkomposisi dari SiO2 dan B2O3 dengan komposisi minor dari oxide seperti Na2O, K2O. sebuah pandu gelombang step index tercipta dengan ketebalan T = EΔt. Pertukaran ion terjadi di lelehan garam yang dikenai medan elektrik atau denagn pertukaran ion kering untuk melewati wateda glass di thermostat.
Pengaturan perubahan indek bias juga dikontrol dengan campuran lelehan garam KNO3 dan TiNO3. Untuk pertukaran ion kering lapisan film alumunium diuapkan sebagai electrode dibagian atas dan bawah permukaan Ag Coated gelas. Apabila ketebalan film Ag 0,2 μm dan sebagai contoh 10 μm 30 menit. Hal ini jauh lebih bagus/baik dari termal difusi ion exchangeselama 2 jam.
Metode Sputtering
Dielectric film biasanya didesitkan dengan sputtering keuntungan RF sputtering adalah semua jenis dielectric film bisa dipilih sebagai lapisan pemandu apabila index lapisan film lebih besar daripada index substrat. Meskipun semikonduktor digunakan sebagai substrac, pandu gelombang, gelombang film bisa dibentuk dengan dua langkah RF sputtering dari S1S2 lapisan buffer dan lapisan guiding/pemandu. Disputtering gelas target biasanya berdiameter 10 cm dan beberapa mm ditebalnya.

Sumber : Buku Optika Terpadu Karangan Agus Rubiyanto dan Ali Yunus Rohedi

Pemasangan (Implementation)Ion


Dengan penempatan 20 hingga 300 ke ion yang diakselerasikan ke dalamsubstat dan masuk ke dalam catat Kristal dan menghasilkan lapisan yang merupakan indeks bias lebih tinggi.
Peralatannya mempunyai/memiliki bagian ion generator, kselarator dan raster scan deflector. Keseluruhan sistem sangat mahal dan berukuran besar.metode ini akan menghasilkan tingkat keakurasian yang tinggi. Sebagai contoh untuk menempatkan ion B+ di dalam substrat silica dengan pemanasan setelah implantasi,pandu gelombang yang dihasilkan kurang dari 0,2 db/cm.
Penumbuhan Epitaxial
Supaya kita mendapatkan material yang sudah strukturnya sama dan mempunyai konstanta kisi yang sama maka diperlukan satu teknik tertentu. Apabila material dalam kondisi gas/cairan dan kontak dengan Kristal pertukaran substrat dan Kristal film tumbuh di atas substrat maka ada dua cara umum yang bisa dipakai yaitu Liquid phasa epitaxy (LPE) dan Vapor phasa epitaxy (UPE). Secara umum material yang di dapat berkualitas tinggi kristalnya dan ketebalan yang sama.
            Teknk ini banyak diterapan untuk material semikonduktor tetapi tidak untuk material dielektrik.penumbuhan film LiNbO3 di LiTaO3 dan YiG di Gd3 gas O12 dengan teknik LPE atau film ZnO di Al2O3 dengan VPE teknik.
Teknik lain yang lebih akurat adalah molecutar beam epitaxy.
Pandu Gelombang Polimer Lapisan Tipis
1.       Bahan
Banyak bahan polymer yang sedang diteliti untuk gelombang seoertu polyurethena, Epoxy, Photoresist dan Polymethyl-methacarylate.
2.       Fabrikasi
3.       Untuk membuat pandu gelombang dengan ketebalan 1 cm cara yang pertama yaitu material di encerkan seperti yang ditampilkan dalam table. Setelah material diencerkan kemudian di spin coated/dapat coatedkan ke dalam permukaan gelas. Dengan metode yang paling baru ketebalan bisa dikontrol secara akurat dengan mengontrol viskositas material dan kecepatan tinggi.
Karakterisasi
Hasil dari pengukuran pandu gelombang yang telah dibuat dalam hal loss daya di dalam bahan pandu gelombang polymer. Untuk mengurangi kehilangan daya maka permukaan akan lebih dihaluskan. Kehilangan daya yang kecil di material polymerkan dan epoxy dengan panjang gelombang 0,533 μm tetapi 7 dB/cm di Fot resist dimana terlalu besar untuk sebuah pandu gelombang. Pandu gelombang dari bahan material sangat bergantung dengan temperature tetapi sangat berguna karena proses fabrikasi yang mudah dan mempunyai karakteristik yang baik.
Sumber : Buku Optika Terpadu Karangan Agus Rubiyanto dan Ali Yunus Rohedi


Depoisisi Vakum Kimia (CVD)

Cara deposisi kimiajuga digunakan seperti (CVD) dan metode polimerasi. Metode CVD menyebabkan reksi kimia dari gas dan mengendapkannya ke subsierat. Reaksi kimia yang terjadi di bawah beberapa kondisi seperti suhu rendah, suhu tinggi, tekanan atmosfir, temperature tinggi serta tekanan CVD digunakan untukmembuat serat optic dan digunkan untuk membuat pandu gelombang bersubstrat gelas. Laju pengendapan rendah. Dilain pihak untuk temperature rendah dan tekanan rendah RF plasma eksitasi CVD dugunakan pembentukan Si3N4 Film dari Si dan akan digunakan terus untuk fabrikasi pandu gelombang.
Polimerasi
Polimerasi diginakan untuk pembentukan lapisan film tipis polymer organic. Pertama monomer dideposikan ke substrat di dalam vakum kemudian dipolimerisasi dengan pemanasan, loncatan electron, chy UV atau plasma selama deposisi. Plasma polimerisasi addalah salah satu contoh plasma CUD dimana proses kimianya tidak mudah dan perlu control ketelitian yang tinggi.
Difusi Termal
Film dibuat di atas substrat dipanaskan di dalam beberapa waktu. Dan bahan film akan berfumgsi ke substrat akan membentuk lapisan tipis secara berindex bias. Bahan yang terjadi berindeks bias graded index bahan stop index. Metode ini  disebut metode indifusi dan untuk pembuatan difusi Ti-LiNbO3 biasanya digunkan metode ini.
Metode out diffusion dengan mendefusikan bahan dari dalam substrat (seperti Li2O dari LiNbO3 untuk dibuat pandu gelombang). Metode lain yaitu metode difusi bantuan medan listrik dimana difusi yang terjadi pada suhu rendah dengan bantuan medan listrik selama indifusi. Metode ini digunakan apabila material tidak tahan dipanaskan.
Pertukaran Ion
Substrat dibuat larutan dan ion dari substrat dipertukarkan dengan ion dari pelarut. Dimana akan terbentuk indeks bias relative yang lebih tinggi di bawah permukaan.
Sehibgga contoh pandu gelombanggelas dibuat dengan cara menukarkan ion Na+ di dalam glass untuk Ag+, K+, Dan Ti+ dan bentukpandu gelombang LiNbO3 dibuat dengan cara menukarkan ion La+ untuk H+ di dalam asam benzoate. Di dalam kasus tertentu medan elektronik digunakan untuk mempercepat proses pertukaran ion.
Sumber : Buku Optika Terpadu Karangan Agus Rubiyanto dan Ali Yunus Rohedi


A.      Seleksi Dan Teknik Pabrikasi
Beberapa teknik pabrikasi dan jenis material dari pembatasan pandu gelombang dinyatakan dalam table berikut ini :
Table 5.1 material pandu gelombang teknik
Material pandu gelombang
polimer
glass
Chalcogenide
LiNbO3
LiTaO3
ZnO
Nb2O5
TA2O5
Si3N4
Pengendapan
-spin-coating
-vacum-evaporation
-CVD
Thermal
Diffusionon
Exchange
On
Implantation
Epitaxial
growth







Teknik yang terpenting adalah teknik deposisi yang mendeposisikan material yang memiliki indeks bias tinggi (biasanya disebut lapisan film) di atas substrat. Pertukaran ion, difusi termal, teknik transpalantasi dimana membuat lapisan berindeks bias lebih tinggi dengan cara memasukkan ion ke lapisan substrat. Dan teknik epitaxial dimana lapisan Kristal ditumbuhkan bergantung komponen aktif/pasif. Beberapa urutan teknik yaitu memilih bahan kemudian cara atau teknik  pembuatan pandu gelombang sesuai dengan karakteristik yang dipilih. Beberapa pertimbangan yang terpenting dalam pemilihan yaitu
1.      Ketebalan pandu gelombang, kenaikan indeks bias dan distribusinya
2.      Kehilangan daya yang kecil (kurang dari 1 dB/cm)transparent optic, kerataan permukaan, pembauran gelombang yang kecil
3.      Derajat kemurnian, dan setting dari sumbu optic dari Kristal material
4.      Stabilitas dan adhesivitas substrat
5.      Reproduksibilitas dari fabrikasi.

B.      Beberapa Tekhnik Fabrikasi
Polarisasi spin (spain coating) dan dipcoating. Kedua tekhnik tersebut digunakan untuk melapisi lapisan tipis film seperti foto resist di atas substrat. Pada spin coating bahan polimer diencerkan dengan larutan. Cairan diteteskan satu persatu ke substrat kemudian diputar sehingga terbentuk lapisan yang merata. Untuk dipcoating substrat diencerkan kemudian dipanaskan supaya ke adisifitas substrat meningkat. Cara ini mudah dan murah tetapi kemurnian dan keseragamannya kurang.
Deposisi Vacum Termal (TVD)
      Lapisan tipis dibentuk dengan mendeposisikan bahan yang diuapkan dalam ruang vacuum (kurang dari 10-5 Torr) di substrat.pemilihan metode pemanasan tergantung dari titik leleh bahan. secara umum pemanasan hamburan digunakan untuk emanasan material temperature rendah. Untuk material yang titik lelehnya tinggi digunakan pemanasan electron. Serta untuk hasil material yang keadesiannya tinggiuntuk hasil ketebalan yang ubiform. Maka jarak sumber penguapan dan substrat harus diatur agar waktu eksposure deposisi juga terpengaruh. Laju deposisi dari metal secara umum cepat sekitar 0,5 sampai 5 um/min dalam kasus metal electrode deposisi.
Sumber : Buku Optika Terpadu Karangan Agus Rubiyanto dan Ali Yunus Rohedi


Dengan mempertimbangkan pembangkit harmonic kedua pandu gelombang kanal Kristal LiNbO3 dari ω1= ω2 = ω3 maka kondisi matcing frekuensi (frequency matcing condition) adalah sebagai berikut :
ω3 = 2ω1 = 2ω (4.89)
hasil kondisi matching fasa (phase matching condition) adalah
n(2ω) ω3 = 2n1 (ω1) ω1 dengan n(2ω) = n(ω)   (4.90)
kondisi indeks bias seperti ini biasanya tidak dihasilkan yang dikarenakan adanya disperse medium.tetapi kondisi ini dapat terpenuhi untuk gelombnag ordinary dan extraordinary dalam Kristal briefringent. Jika n1(2ω) (ϴm) < n0(ω) maka sudut  (ϴm) ada, yang mana n1(2ω) (ϴm) = n0(ω). Dari sini, jika gelombang ω yang terjadi  sepanjang ϴm sebagai gelombang ordinary maka gelombang harmonic kedua dihasilkan sebagai gelombang extradinary. Sebagai contoh yang terjadi pada Kristal LiNbO3, kondisi matcing fasa dapat dihasilkan sebagai gelombang dari perubahan temperature, karena birefringence dan disperse sangat sensitive pada temperature. Dalam kasus pandu gelombang kanal, pengaturan temperature dilakukan pada arah ketika ϴm = 90ᵒ, karena arah propagasi dari gelombang harmonic dasar dan gelombang harmonic kedua dibatasi untuk arah pandu gelombang. Jika sumbu optis x,y dan z (tiap-tiap indeks bias n0, ni dan ne).
ketika sebuah gelombang yang terjadi ω1 = ω adalah moda dasar Ey dimana komponen y, E1y dominan, maka output gelombang harmonic kedua adalah moda dasar Ez dengan ω3 = 2ω yang mana komponen z, E3z dominan. Komponen z dapat ditulis dalam persamaan sebagai berikut :
𝛁2E3Z = μ0 ε32E3Z / ∂t2 + μ02 P3Z/ ∂t2   (4.91)
Dari persamaan, polarisasi non linier P diberikan sebagai berikut :
Pz = d31.E1X2 + d31. E1X2 + d33.E1z2,
     = d31. E1y2     (4.92)
Menjadi :
𝛁2E3Z = μ0 ε3 2E3Z / ∂t2 + μ0 d31 2 E21y/ ∂t2
Dimana
E1y dan E3Z merupakan gelombang propagasi bidang sepanjang arah x, yang diekspresikan sebagai berikut :
E1y (x,t) = ½ [E1y(x)ej(ω1t-β1x) +c.c]   (4.94)
E3z (x,t) = ½ [E3z (x) ej(ω3t-β3x) +c.c]      (4.94)
Kondisi matching fasa :
Δβ = β3-2 β1 → 0

Sumber : Buku Optika Terpadu Karangan Agus Rubiyanto dan Ali Yunus Rohedi


Efek Optic Non Linier

Efek optic non linier digunakan untuk mengontrol gelombang optic. Beberapa contoh efek optic non linier diantaranya adalah pembangkitan gelombang harmonic kedua (Second Harmonic Ge neration), osilasi parametric, amplifikasi parametric dan konversi penaik frekuensi. Pembangkitan gelombang harmonic kedua diperlukan untuk mempersiakan densitas energy optis tinggi dengan panjang interaksi yang besar untuk membuat tipe konfigurasi pandu gelombang yang efektif.
Konstanta optic NonLinier
Ketika gelombang optic masukan mempunyai medan listrik E, fluks listrik D maka diberikan D= ε0 E + P. besaran P adalah polaritas yang diinduksi oleh E dan untuk medium tak linier yang mematuhi hubungan:
P = ε0 (x(1)E  + x(2) EE + x(3) EE + ……
   = ε0 x(1) + PNL
Dengan :
·         x(1), x(2), x(3),masing-masing bergantung padaefeklinier, efek tak linier orde kedua dan efek tak linier orde ketiga.
·         PNL direlasikan untuk polarisasi tak linier.
Selanjutnya hubungan medan listrik dengan arah j, Ed (w1) dan w1 dan medan listrik dengan arah k, Ek (w2) dengan sebuah komponen I dari polaritas orde kedua Pi (w3) dari w3 menghasilkan dua medan listrik dapat ditunjukkan oleh persamaan (4.18) yaitu :
 Pi (w3) = Ʃ ε0 xijk Ej(w1) Ek (w2) (j,k = 1,2, 3) …………4.81
Hubungan  ini bergantung pada pembangkitan harmobik kedua (second harmonic generation), khususnya dalam hal ini ω1 = ω2 = ω3 = 2 ω dan dapat dituliskan sebagai berikut :
     Pi (2ω)= Ʃ dijk (2ω) Ej (ω) Ek (ω)  ( j,k = 1,2, 3) …………………………4.82
Dengan dijk disebut sebagai nonlinier polarization SHG tensor. Dengan dijk = dikj, maka dapat ditulis kembali dengan dijk = dil.
Propagasi Gelombang Optic Dalam Medium Non-Linier Dan Teknik Matching Condition.
            Ketika sebuah persamaan gelombang dari Maxwell diturunkan, maka hubungan berikut diperoleh dengan membawa persamaan D = ε0 E + P= εE + PNL Ke dalam hitungan :
𝛁2E = μ0 ε ∂2E / ∂t2 + μ02 PNL/ ∂t2
Dengan :
μ0 = permeabilitas magnet ruang hampa
ε =permitivitas listrik bahan
PNL = polarisasi taklinier orde kedua menjadi pembangkit radiasi cahaya dalam taklinier yang digunaka. Melalui persamaan ini, PNL , ε gelombang harmonic ω1 dan Ek gelombang dari ω2 dipadukan,dan gelombang harmonic dengan frekuensi ω3 akan dibangkitkan.
Sumber : Buku Optika Terpadu Karangan Agus Rubiyanto dan Ali Yunus Rohedi


Kontrol Thermooptik

Induksi Perubahan Indeks Secara Thermo-Optik
Induksi perubahan indeks secara thermo-optik ΔnE hanya sampai 1,6 x 10-3. Jumlah ΔnE cukup besar untuk memperoleh efisiensi cahaya modulasi dan swithing. Efek  termo optic yang murni dari temperature bergantung indeks bias secara penuh digunakan untuk mengontrol berkas cahaya dan gelombang optic disamping efek elektro optic. Konfigurasi detector bulk bersifat termo-optik dapat ditunjukkan seperti gambar. Lapisan Nikel-Kromium (Ni-Cr) diuapkan sebagai pemanas lapisan dengan tebalkaca soda-lime adalah 2 mm. pemanas lapisan film mempunyai panjang 20 mm dan lebar 1 mm. dengan mengaplikasikan tegangan DC untuk pemanas film, output cahaya akan terdefleksi.
Defleksi termooptik menggambarkan hubungan induksi gradient indeks secara termo optic di bawah pemanas film yang disebabkan oleh pemberian tegangan. Karena difussi termal kaca pada umumnya kecil maka profil suhu mempunyai kemiringan yang curam dekat permukaan kaca yang memberikan efisiensi cahaya defleksi.  Ketika permukaan bersuhu 200ᵒ C, maka sudut defleksi menjadi 1 derajat. Dalam bahan dielektrik dengan susu Curie yang rendah maka suhu koefisien indeks bias mendekati 10 kali lebih besar dari kaca, dan karena sudut defleksi sama besar, yaitu 4 sampai 10 degree akan diperoleh secara mudah bahkan hanya dengan pemanas film sepanjang 4 mm. dengan kata lain, kecepatan defleksi dibedakan oleh waktu yang terjadinya semua kaca mencapai suhu equilibrium setelah memberikan tegangan pada pemanas film.
Respon Alat Pandu Gelombang Termooptik
Sebuah logam strip dengan lebar WH digunakan sebagai sumber panas yang ditempatkan di atas pandu gelombang melalui lapisan buffer Sio2 yang perlu untuk menghindari adanya rugi yang disebabkan langsung oleh cladding logam. Dalam semua alat pandu gelombang termo-optik, pandu gelombang kanal dibentuk oleh proses fotolitografi sebuah jendela pandu gelomabang  dari lapisan alumunium yang terevapolasi di atas mikroskop slide soda-lime, yang diikuti olej kaca yang dibenamkan dalam pertukaran ion untuk KNO3. Dalam menghasilkan ion K+ pandu gelombang kedalam pemandu biasanya 1,4 sampai 2 μm sehingga hanya moda dasar Te0 dan Tm0 saja yang diharapkan. Respon alat pandugelombang termo-optik dibedakan oleh penambahan dan penurunan waktu dari permukaan temperature dari pemanas lapisan.



Sabtu, 21 Maret 2015

Contoh  Hasil Penggunaan Fiber Optik di Kehidupan




Banyak yang tidak tau kalau satu negara atau satu pulau diseluruh dunia terhubung melalui internet dengan perantara kabel, bagaimana caranya kabel bisa menghubungkan antar benua? apa mungkin membuat tiang seperti yang dilakukan PLN? tentu tidak. Kabel yang digunakan adalah kabel serat optik ( Fiber Optic) yang dimana ketika berada didaratan akan ditanam dibawah tanah, itu tuh yang suka ngerusak pinggir jalan akibat galian kabel FO. sedangkan untuk dibawah laut tetap akang menggunakan kabel jenis ini.

Serat optik adalah saluran transmisi atau sejenis kabel yang terbuat dari kaca atau plastik yang sangat halus dan lebih kecil dari sehelai rambut, dan dapat digunakan untuk mentransmisikan sinyal cahaya dari suatu tempat ke tempat lain. Sumber cahaya yang digunakan biasanya adalah laser atau LED. Kabel ini berdiameter lebih kurang 120 mikrometer. Cahaya yang ada di dalam serat optik tidak keluar karena indeks bias dari kaca lebih besar daripada indeks bias dari udara, karena laser mempunyai spektrum yang sangat sempit. Kecepatan transmisi serat optik sangat tinggi sehingga sangat bagus digunakan sebagai saluran komunikasi.
Saat ini sudah mencapai kabel generasi keenam dimana bisa menghantarkan data dalam waktu 5GB perdetik atau sekitar mengirim 7 film berformat VCD dalam satu detik. dan jumlahnyapun sudah ribuan kilometer, termasuk di Indonesia. Beberapa pulau di Indonesia sudah terhubung dengan backbone fiberoptik, kita kenal dengan istilah Palapa Ring, ya tinggal Indonesia bagian timur yang belum terhubung.
Serat kaca yang ada didalam kabel ini dibungkus oleh beberapa bahan lain sehingga kuat dan tahan lama, namun demikian terkadang jangkar kapal dapat juga memutuskan kabel ini atau bencana gempa seperti yang terjadi di jepang beberabapa waktu yang lalu akibat pergeseran vertikal pada kerak bumi.

Lalu bagaimana cara memasang kabel yang sebegitu panjang? namanya juga manusia yang diberi kemampuan berfikir, ada saja jalannya. Kabel yang begitu panjang akan dipasang dan disimpan dalam sebuah kapal besar dan digulung dengan rapih sehingga mudah dilepas. Titik awal kabel itu berada didaratan dan kemudian perlahan akan diturunkan kedasar laut dengan menggunakan alat yang dikendalikan secara robotik

Beberapa kota di Dunia menjadi titik-titik temu dari jalur-jalur fiber optik ini, yang paling ketara di Asia tenggara adalah Singapur, maka jangan salah jika internet rumahan dinegara ini tertinggi ketimbang negara kita yang terasa masih sangat lambat. Lalu kabel sepanjang itu akan dibentangkan dibawah laut dan tetap menggunakan repeater yang digunakan sebagai penguat.

Coba lihat peta dibawah ini, betapa panjangnya kabel yang terhubung sehingga kita bisa melakukan video call dengan teman kita yang ada di luar negeri atau mengirimkan data berjuta-juta jumlahnya.


Di Indonesia sendiri internet menggunakan Fiberoptik masih sangat jarang, sekarang ini masih hanya digunakan untuk menghubungkan titik-titik tertentu di satu kabupaten, jika dikota besar seperti di Jakarta atau di Bandung sudah ada beberapa operator yang sudah menggunakan jaringan fiberoptik untuk menyampaikan bandwith ke end user (pengguna akhir) dan hal itu sudah dilakukan di negera tetangga Singapur, jadi melihat orang bergoyang di youtube tidak menjadi goyang patah-patah akibat buffering. 

http://www.adisumaryadi.net/artikel/detail/teknologi-informasi/192/inilah-peta-kabel-internet-bawah-laut-di-dunia-waw.html

By :
Free Blog Templates