Selasa, 10 Maret 2015

Ciri Gelombang Akustik Permukaan (SAW)
11    Amplitude displacement, stress dan strain merupakan fungsi ke dalaman dari permukaan (penjumlahan dari beberapa eksponensial), dan gelombang terlokalisasi pada lapisan permukaan uang tebalnya sama dengan panjang gelombang akustik permukaan.
22    Komponen displacement nonzero adalah komponen untuk arah sepanjang penyebaran dan komponen untuk arah yang normal terhadap permukaan. Kedua komponen memiliki π/2 beda fase. Hal ini menyatakan bahwa gelombang akustik permukaan merupakan gelombang hasil dari coupling antara gelombang transversal dengan longitudinal dan tiap titik gerak eliptik benda padat. Nyatanya banyak komponen nonzero dari tensor strain.
33    Fase kecepatan lebih pelan daripada gelombang transversal dan longitudinal.
Untuk bahan ferroelektrik, seperti LiNbO3 dan ZnO, gelombang akustik menyebar engan coupling terhadap gelombang elektromagnetik karena adanya medan elektrik E yang dihasilkan melalui piezoelektrik. Yang diturunkan dari persamaan Maxwell pendekatan piezoelektrik enji merupakan konstanta piezoelektrik. Untuk gelombang akustik permukaan strain dan power dapat dihubungkan dengan persamaan untuk perhitungan power. Mengingat bahwa gelombang akustik permukaan terlokalisasi pada lapisan yang ketebalannya sama dengan panjan gelombang A, rata-rata power tiap unit area pada lapisan ini dapat diperkiakan dengan menggunakan persamaan.
      Gelombang akustik permukaan tereksitasi dengan cara memberikan sinyal elektrik RF pada electrode interdigital transducer (IDT) yang dibuat pada substrat piezoelektrik atau film tipis. Power gelombang akustik permukaan adalah power RF dikalikan dengan efisiensi transducer. Perbandingan efek akustooptik dengan daya rendah karena power gelombang akustik permukaan terkonsentrasi pada lapisan permukaan tipis. Lebih dari itu IDT memiliki struktur yang cocok untuk konstruksi optical integrated circuit. Alat penunjuk gelombang akustooptik menggunakan gelombang akustik permukaan untuk gelombang akustik.
Efek Akusto – optic
Persamaan yang  menggambarkan fenomena akustooptik diberikan sebagai deformasi indeks elliosoid dengan tegangan di dalam mediumdigambarkan dengan propagasi gelombang akustik.ketika koordinat system dipilih sehingga koordinat sumbu sesuai dengan sumbu utama untukmediumtanpa tegangan.
Ketika tegangan yang diberikan oleh sensir [S] diberikan pada mediumini maka tiapkomponen dari [B], berubah menjadi :
∆Bij = pijkl Skl

Dengan pijkl disebut sebagai konstanta fotoelastik, yangmerupakan tensor orde ke empat. Jika perubahannya kecil,hubungan perubahan tiap-tiap komponen dari [ᵋ] dapat dituliskan persamaannnya. 

0 komentar:

Posting Komentar

By :
Free Blog Templates