Selasa, 10 Maret 2015
Diposting oleh
Fitria Adi Mustika
di
05.59
Modulator dan Interferometer
Untuk
menumpangkan suatu informasi pada suatu frekuensi pembawa,maka berkas optic
harus dimodulasi dengan cara yang sesuai. Satu modulasi yang lazim disebut
interferometer Mach-Zender adalah menerapkan sifat koheren laser. Seperti
ditunjukkan sinyalmasukan (input) dipecah secara sama masuk ke dalam cabang
pandu gelombang yang membentuklengan interferometer. Suatu substrat dipilih
dari bahan elektro – optic yaitu yang memungkinkan kecepatan optis atau panjang
gelombang ekivalennya dapat dimodifikasi melaluipenerapan medan listrik dc atau
medan listrik pada frekuensi rendah. Salah satu lengan interferometer yang
memiliki medan listrik ini diletakkan menyilang dengannya dimana medannya dapat
divariasi.
Ketika
medan listrik belum diterapkan, sinyal-sinyal dari masing-masing lengan merabat
pada jarak listrikyang sama dan sehingga saat berekombinasi tetap sefase.
Ketika suatu medan listrik yang cukuptinggi diterapkan, sinyal-sinyal
berekombinasi berbeda fasa 180⁰ dan
saling meniadakan. Jadi amplitude suatu radiasi laser dapat dimodulasi melalui
perubahan amplitudosinyal listrik pada frekuensi rendah, skema ini selanjutnya
dapat digunakan untuk menumpangkan suatu sinyal termodulasi ke dalam laser
pembawa. Perlu dicatat pula bahwa prinsip interferometri yang digunakan disini
juga berguna untuk beberapa fungsi yang lain seperti konversi analog ke digital
berkecepatan tinggi, penggeser fasa optic, serta untuk pengukuran berbagai
parameter fisis seperti temperature, tekanan, dan medan magnet.
Directional - Coupler
Ketika
dua pandu gelombang yang identik diletakkan saling berdekatan, di
sepanjang jarak perambatannya daya yang
dibawa oleh struktur ini didapatkan saling dipertukarkan secara periodic
diantara mereka seperti ditunjukkan dalam gambar.
Masukan
V = 0 Keluaran
V = Vswitch
Sebagai contoh, jika ke dalam suatu pandu
(guide) dieksitasikan sinyal optis sedangkan pandu kedua tidak, kemudian
setelah pada jarak tertentu daya didapatkan telah dipindahkan ke pandu kedua.
Jarak yang diperlukan untuk berpindah daya ini tergantung pada jarak antar
pandu gelombang dan kecepatan cahaya pada masing-masing pandu gelombang.
Kebergantungan
kuat kopling terhadap kecepatan cahaya merupakan prinsip operasi dari proses
pensaklaran secara optis. Dengan mengacu pada pandu gelombang diasumsikan
dibuat dari bahan yang memiliki sifat elektro – optis.
Subscribe to:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar