Sabtu, 21 Maret 2015
|
instalasi fiber optik bawah laut sangat
cepat dalam pengiriman sinyal data - lebih cepat daripada media transmisi
data yang pernah ada. Artinya, kecuali jika Anda kebetulan bekerja di
University of Southampton di Inggris. Di sana, para peneliti telah
mengembangkan instalasi fiber optik bawah laut baru berongga diisi
dengan udara yang dapat mencapai kecepatan benar-benar membingungkan (99,7
persen dari kecepatan cahaya) bila dibandingkan dengan kaca silika tua yang
baik.
Jenis kecepatan apa? Bagaimana dengan instalasi fiber optik bawah laut dengan kecepatan 10 terabyte per detik. Ya benar, instalasi fiber optik bawah laut dengan 10 terabyte per detik. Itu sama dengan 1000 kali lebih cepat dari pada instalasi fiber optik bawah laut terbaik yang ada di pasar saat ini, yang keluar di atas sekitar lima gigabyte per detik. Anda sebenarnya mungkin pernah mendengar tentang instalasi fiber optik bawah laut berongga sebelumnya. Ide sudah alam ada, tapi selalu terbentur dengan kehilangan data ketika kabel harus mengubah sudut. Masalah ini berhasil dipecahkan oleh para peneliti di University of Southampton, sehingga kecepatan instalasi fiber optik bawah laut bisa mengurangi kehilangan data ke 3.5dB/km. Namun, jangan berharap untuk mulai mendapatkan instalasi fiber optik bawahlaut kecepatan mendekati 10TB per detik dalam waktu dekat ini di rumah Anda. Karena jenis instalasi fiber optik bawah laut ini sebagian besar akan masih digunakan di pusat data dan terhunung dengan superkomputer. |
http://www.fiberoptic.my.id/instalasi-fiber-optik-bawah-laut.htm
Penyambungan instalasi
fiber optik bawah laut
Penyambungan instalasi fiber optik bawah laut dimungkinkan karena adanya kombinasi antara komponen instalasi fiber optik bawah laut dan elektronik serta penggunaan cahaya dari instalasi fiber optik bawah laut atau kabel fiber itu sendiri telah ikut meningkatkan kinerja instalasi fiber optik bawah laut atau kabel fiber FO itu sendiri. Saat ini koneksi telepon internasional dan nasional telah menggunakan media instalasi fiber optik bawah laut . Tak lama lagi instalasi fiber optik bawah laut atau kabel fiber FO akan merubah cara kita menonton TV, menerima dan menggunakan informasi. Konsep memanfaatkan cahaya instalasi fiber optik bawah laut atau kabel fiber sebagai suatu alat komunikasi modern dimulai akhir abad ke-19 ketika Alexander Graham Bell pada tahun 1880 merepresentasikan dan mematenkan penemuannya yang menggunakan cahaya dari instalasi fiber optik bawah laut atau kabel fiber sebagai pentransmit suara. Alat tersebut dikenal dengan photophone, menggunakan cahaya dan perangkat sensitif cahaya sebagai penerima dan menyiarkannya kembali dengan mereproduksi suara manusia.
Splicing dan Transmisi instalasi fiber optik bawah laut
Dalam transmisi instalasi fiber optik bawah laut atau kabel fiber, secercah cahaya merupakan sinyal optikal, digunakan sebagai alat yang membawa informasi. Baik yang berbentuk analog ataupun digital. Dalam pengoperasiannya, cahaya dilepaskan ke dalam instalasi fiber optik bawah laut atau kabel fiber yang terdiri dari dua lapisan yaitu bagian inti dan bagian luar. Cahaya berjalan di sepanjang serat instalasi fiber optik bawah laut atau kabel fiber melalui serangkaian refleksi yang terjadi dimana bagian itin dan bagian luar bertemu. Ketika cahaya mencapai bagian akhir dari saluran, cahaya kemudian dijemput oleh receiver yang sensitif cahaya, dan setelah serangkain langkah, sinyal original tereproduksi.
Penyambungan instalasi fiber optik bawah laut dimungkinkan karena adanya kombinasi antara komponen instalasi fiber optik bawah laut dan elektronik serta penggunaan cahaya dari instalasi fiber optik bawah laut atau kabel fiber itu sendiri telah ikut meningkatkan kinerja instalasi fiber optik bawah laut atau kabel fiber FO itu sendiri. Saat ini koneksi telepon internasional dan nasional telah menggunakan media instalasi fiber optik bawah laut . Tak lama lagi instalasi fiber optik bawah laut atau kabel fiber FO akan merubah cara kita menonton TV, menerima dan menggunakan informasi. Konsep memanfaatkan cahaya instalasi fiber optik bawah laut atau kabel fiber sebagai suatu alat komunikasi modern dimulai akhir abad ke-19 ketika Alexander Graham Bell pada tahun 1880 merepresentasikan dan mematenkan penemuannya yang menggunakan cahaya dari instalasi fiber optik bawah laut atau kabel fiber sebagai pentransmit suara. Alat tersebut dikenal dengan photophone, menggunakan cahaya dan perangkat sensitif cahaya sebagai penerima dan menyiarkannya kembali dengan mereproduksi suara manusia.
Splicing dan Transmisi instalasi fiber optik bawah laut
Dalam transmisi instalasi fiber optik bawah laut atau kabel fiber, secercah cahaya merupakan sinyal optikal, digunakan sebagai alat yang membawa informasi. Baik yang berbentuk analog ataupun digital. Dalam pengoperasiannya, cahaya dilepaskan ke dalam instalasi fiber optik bawah laut atau kabel fiber yang terdiri dari dua lapisan yaitu bagian inti dan bagian luar. Cahaya berjalan di sepanjang serat instalasi fiber optik bawah laut atau kabel fiber melalui serangkaian refleksi yang terjadi dimana bagian itin dan bagian luar bertemu. Ketika cahaya mencapai bagian akhir dari saluran, cahaya kemudian dijemput oleh receiver yang sensitif cahaya, dan setelah serangkain langkah, sinyal original tereproduksi.
Subscribe to:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar