Selasa, 10 Maret 2015
Diposting oleh
Fitria Adi Mustika
di
05.51
Perambatan Cahaya Dalam Serat Optik
Cahaya yang lintasan
lurus tentu tidak dapat menyampaikan informasi jika tempat yang dituju jauh dan
berkelok-kelok. Untuk itu diperlukan sebuah alat yang dapat memandu cahaya
hingga tempat tujuan. Serat optik mempunyai prinsip kerja yang sangat cocok
dengan kebutuhan ini.
Serat optik
mengirimkan data dengan media cahaya yang merambat melalui serat kaca. Lintasan
cahaya yang merambat di dalam serat :
-Sinar merambat lurus
sepanjang sumbu serat tanpa mengalami gangguan.
-Sinar mengalami
refleksi, karena memiliki sudut datang yang lebih besar dari sudut kritis dan
akan merambat sepanjang serat melalui pantulan-pantulan.
-Sinar akan mengalami refraksi dan tidak
akan dirambatkan sepanjang
serat karena memiliki
sudut datang yang lebih kecil dari sudut kritis.
Pemanduan cahaya dalam
serat optik menggunakan pantulan internal total yang terjadi pada bidang batas
antara 2 media dengan indek bias yang berbeda yaitu n1dan n2. Bila
indek bias n1 dari medium pertama lebih kecil dari indek bias
medium kedua, maka sinar akan dibiaskan pada media berindeks bias besar dengan
sudut i2 terhadap garis normal, hubungan antara sudut datang i1 dan
sudut bias i2 terhadap indeks bias dielektrik dinyatakan oleh
hukum Snell.
Jika sudut datang terus diperbesar sehingga
sudut bias sejajar dengan bidang batas (sudut bias 90°) maka apabila sudut
datang terus diperbesar setelah sudut bias 90°, maka tidak ada lagi cahaya yang
dibiaskan tetapi dipantulkan sempurna. Sudut datang pada saat sudut biasnya 90°
disebut sudut kritis dan pada saat ini pemantulan yang terjadi adalah
pemantulan total (sempurna)
Parameter yang Mempengaruhi
Proses Transmisi
1. Numerical Aperture
(NA)
Numerical
Aperture merupakan parameter yang merepresentasikan sudut penerimaan
maksimum dimana berkas cahaya masih bisa diterima dan merambat didalam inti
serat. Sudut penerimaan ini dapat beraneka macam tergantung kepada
karakteristik indeks bias inti dan selubung serat optik.
2. Redaman (Atenuasi)
Redaman atau atenuasi adalah besaran pelemahan
energi sinyal informasi dari fiber optik yang dinyatakan dalam dB.
Redaman/atenuasi serat optik merupakan karakteristik penting yang harus
diperhatikan mengingat kaitannya dalam menentukan jarak pengulang (repeater),
jenis pemancar dan penerima optik yang harus digunakan.
3. Dispersi
Dispersi adalah
pelebaran pulsa yang terjadi ketika sinyal merambat sepanjang serat optik.
Dispersi akan membatasi lebar pita (bandwidth) dari serat. Dispersi yang
terjadi pada serat secara garis besar ada dua yaitu dispersi intermodal dan
dispersi intramodal dikenal dengan nama lain dispersi kromatik disebabkan
oleh dispersi material dan dispersi wavegiude.
Subscribe to:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar