Selasa, 10 Maret 2015
Diposting oleh
Fitria Adi Mustika
di
05.37
Keunggulan Rangkaian Optika Terpadu
Pengembangan rangkaian optika
terpadu (OIC) secara lengkap sebenarnya tiak ada, namun istilah ini dapat
diterima karena rangkaian elektronik terpadu sudah cukup popular. Disamping itu
tidak benar kalau OIC dianggap sebagai piranti elektronik terpadu (IC=
integrated Circuit) yang garis transmisinya digantikan dengan garis transmisi
optic.karena kecepatan propagasi sinyal optikjauh lebih besar dari kecepatan
sinyal listrik, maka salahlah kesimpulan bahwa pemrosesan sinyallebih cepat
dalam OIC disbanding dalam IC. Akan tetapi terdapat contoh bahwa kecepatan
propagasi pulsa optic dalampandu gelombang dielektrik hanya beberapa kali lebih
besar dari kecepatan pulsa dalam IC.
Sejarah pengembangan rangkaian
optika terpadu dapat dibagi dalam tiga generasi.generasi pertama dihubungkan
dengan optika konvensional, dimana komponen-komponen system optic terbuat dari
bahan tipe bulk. Ukuran system optic dalam orde 1 m2 dan dengan
diameter berkas optis sebesar 1 cm. generasi kedua disebut optika mikro. Disini
system juga diassembling dari jenis bahan bulk tetapi dalam bentuk komponen
mikro seperti LED, LD, serat optic, lensa rod, sesuai dengan kebutuhan system
komunikasi optic. Rangkaian optika terpadu merupakan generasi ketiga dengan
keunggulan – keunggulan sebagai berikut :
1. Keunggulan
berdasar optika gelombang. Piranti – pirantinya terutama tersusun atas pandu
gelombang moda tunggal (single-mode),dengan lebar dalam orde micrometer. Bila
piranti optic pada generasi pertama dan kedua dapat dijelaskan dengan konsep
sinar optic, maka piranti pada generasi ketiga hanya dapat dijelaskan dengan
optika gelombang.
2. Pelurusan
optis yang stabil.rangkaian optika terpadu tidak memiliki masalah dengan proses
assembling karena beberapa elemen diskrit dipadu dalam satu substrat. Tidak
membutuhkan pengaturan sumbu optis dan ketepatan positioning, serta dapat mempertahankan
stabilitas pelurusan optis.
3. Mengatur
gelombang terpadu secara mudah. Gelombang terpadu diatur atau dikontrol dengan
menggunakan efek elektro-optik, akusto-optik , dan termo-optik.
4. Membutuhkan
tegangan operasi yang rendah dan panjang interaksi yang pendek. Karena dibangun
dengan pandu gelombang moda tunggal, gap electrode pengontrol dapat dikurangi,
akibatnya konsumsi tegangan operasi menjadi rendah.
5. Kerapatan
daya optis yang lebih besar. Sangat sesuai untuk memanfaatkan efek optika
taklinier, karena kerapatan daya optic dalam pandu gelombang moda tunggal
sangat jauh lebih besar daripada di ruang bebas.
6. Kompak
dan beratnya ringan. Karena beberapa elemen dipadu dalam satu substrat tipis
dalam luasan yang hanya beberapa cm, menjadikan piranti ini kompak dan ringan.
7. Harganya
murah. Pengembangan teknologi rangkaian terpadu memungkinkan pembuatan piranti
secara missal, sehingga ongkos produksinya menjadi jauh lebih murah.
Subscribe to:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar