Selasa, 10 Maret 2015
Diposting oleh
Fitria Adi Mustika
di
05.44
Modulator Bulk – Optik
Berbagai macam modulator pandu
gelombang dan switch yang telah difabrikasi dengan menggunakan perubahan indeks
melalui efek elektrooptik. Rancangan modulator terutama berdasarkan modulator
konvensional bulk – optic .
Madulator
fase (3)
Ketika
polarisasi cahaya linier dengan medan dielektrik E cos ωt yang terjadi pada
Kristal LiNbO3, medan listrik optic E(t,x) adalah
E
(t,x) = ei cos( ωt-ᵠ)
Pada
jarak propagasi yang tertentu, dimana ᵠ adalah fase yang terjadi pada cahaya
propagasi dalam kristal ketika tegangan Vo digunakan sepanjang sumbu optic.
Untuk
menganalisa spectra frekuensi sideband, cahaya output adalah terdeteksi
heterodyne pada photodiode menggunakan penangkap frekuensi laser
local-oscilator. Amplitudo rasio J1/ J0 saay sideband
pertama (ω + ωm) dan pembawa (ω) yang kemudian diukur.
Modulator
intensitas transversal (1)
Modulasi
phase cahaya terdeteksi dengan menggunakan optic heterodyne, seperti yang
disampaikan terdahulu , yang mana mengalami permasalahan ketika digunakan.
Selain itu, dengan modulator intensitas transversal keluaran modulasi amplitudo
cahaya yang telah sesuai, yang secara langsung terdeteksi oleh photodiode.
Modulasi amplitude terbentuk dengan penggabungan LiNbO3 phase
modulator antara polarizer dan analyzer pada sumbu yang bersilang (itulah yang
disebut crossed nicol)
Polarizer terletak di akhir input
dan analyzer di output serta masing parallel searah y’ dan z’. ketika cahaya terpolarisasi
linier sepanjang sumbu z’ maka pada LiNbO3 cahaya terbagi menjadi
gelombang ordinary dan extraordinary dengan amplitudo yang sama. Dua gelombang
menjalar secara sendiri-sendiri sepanjang sumbu x LiNbO3. Medan
elektrik Ey dan Ez untuk masing-masing gelombang ordinary
dan extraordinary.
Pada
modulator medan dielektrik cahaya terbagi menjadi Ey (t,x) dan Ez (t,x).
persamaan tentunya berimplikasi untuk vector hasil medan listrik yang bernotasi
selama cahaya terpolarisasi. Untuk menentukan kedudukan polarisasi cahaya dalam
modulator,komponen medan listrik Ey ‘dan EZn ’ diberikan sepanjang sumbu y’ dan z’.
Dengan
menentukan cahaya secara umumnya terpolarisasi elips dalam modulator (seperti
vector hasil pergerakan medan dielektrik sepanjang sumbu sumbu elips dan tidak
searah y’ dan z’). Utamanya , pada jarak
propagasi dimana ∆ᵠ = 0 atau π, cahaya terpolarisasi linier. Disamping itu,
cahaya terpolarisasi lingkaran pada jarak dimana ∆ᵠ = π/2.
Subscribe to:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar