Selasa, 10 Maret 2015
Diposting oleh
Fitria Adi Mustika
di
06.12
Dalam
bidang optika terpadu,proses penyaluran tenaga cahaya dalam suatu pandu
gelombang lazim dijelaskan menggunakan konsep penjalaran sinar optic, dengan
didasarkan pada hukum pemantulan dan hukum pembiasan Snellius. Teknik ini
dipilih karena kemudahannya dalam menganalisis karakteristik pemanduan cahaya
di dalam suatu pandu gelombang optic. Dengan teknik sinar optic ini secara
mudah dapat dirumuskan konsep dasar pemanduan cahaya, yang mencakup jenis dan
sifat moda perambatan, tetapan propagasi, serta penentuan tebal efektif film
suatu pandu gelombang optic.
Pada
teknik sinar optic ini, penyaluran tenaga cahaya di sepanjang daerah film
digambarkan oleh sebuah sinar yang bergerak menurut lintasan zig-zag. Ketika
sinar menumbuk bidang batas (interface) film kover dan atau bidang batas film-
substrat, disamping mengalami pemantulan internal sempurna yang juga mengalami
pembiasan. Mengacu pada hukumpemantulan dan pembiasan Snellius, besar sudut
pantul ϴr sama dengan sudut dating ϴi , sedangkan besar
sudut biasnya ϴtl mematuhi hukum Snellius tentang pembiasan :
nf
sin (ϴi) = nl sin (ϴtl ) (2.1)
Dalam
hal ini subscript l=k berlaku untuk sinar yang dibiaskan atau ditransmisikan ke
dalam cover, sedangkan untuk sinar yang dibiaskan ke dalam substrat digunakan
subscript l=s.
Pemantulan internal sempurna yang
dialami sinar ketika menumbuk bidang batas, hanya terjadi bila sudut dating
sinar melebihi sudut dating kritis. Sinar yang dating pada sudut kritis ϴi
= ϴck menuju bidang batas film –kover, dan sinar
yang datang dengan sudut kritis ϴi= ϴcs = 90⁰, maka dari hubungan dalam persamaan
(2.1) didapatkan sudut datang kritis untuk bidang batas film-kover
ϴck = sin -1(nk/nf) (2.2)
Dan
nilai sudut kritis untuk bidang batas film-substrat
ϴc
s =sin -1 (ns/nf) (2.3)
Mengingat
nilai indeks bias substrat lebih besar dari indeks kover (ns>nk),
maka berlaku ϴcs > ϴck. bila mengacu pada
rumusan sudut datang kritis dalam persamaan (2.2) dan persamaan (2.3), maka
terdapat tiga rentang sudut datang sinar yang mungkin untuk perambatan sinar
optic tersebut, yaitu ϴcs< ϴi < 90⁰, ϴc k< ϴi <
ϴcs, dan ϴi < ϴck .
Subscribe to:
Posting Komentar (Atom)


2 komentar:
good post, izin copas ya ! Thanks
Terimakasih kunjungan dan coment nya :)
(y)
Posting Komentar